Pecel Lele untuk Istri

Senin, 04 Februari 2013

memories @pantai kuwaru, 3 hari pasca akad nikah
Islamedia - Suatu hari ada seorang lelaki, yang ikut antri di warung pecel lele didaerah Monjali. Mendung bergantung sore itu, dan warna hitam yang menyeruak d ibarat mulai bergerak mendekat. Dia, berkaos putih yang leherannya mulai geripis, dikepalanya ada pecis putih yang kecil, dan celananya beberapa senti diatas mata kaki. Sandal jepit swallow yang talinya hampir putus nyangkut diantara jempol dan jari kakinya. Seperti yang lain ia juga memesan,

”Pecel Lele, Mas!”

JANGAN MELIHAT DARI SUDUT PANDANG YANG SEMPIT

Minggu, 03 Februari 2013


Islamedia - Suatu hari seorang suami pulang kerja dan mendapati tiga orang anaknya sedang berada di depan rumah. Semuanya bermain lumpur, dan masih memakai pakaian tidur. Berarti semenjak bangun tidur, mereka belum mandi dan belum berganti pakaian

Sang suami melangkah menuju rumah lebih jauh. Ternyata … kotak-kotak bekas bungkus makanan tersebar di mana-mana.
Kertas-kertas bungkus dan plastik bertebaran tidak karuan, dan… pintu rumah bagian depan dalam keadaan terbuka.

Begitu ia melewati pintu dan memasuki rumah… masyaAllah… kacau… berantakan. Ada lampu yang pecah, ada sajjadah yang tertempel dengan permen karet di dinding. Televisi dalam keadaan on dan dengan volume maksimal. Boneka bertebaran di mana-mana. Pakaian acak-acakan tidak karuan menyebar ke seluruh penjuru ruangan.

No Way Back! (Tidak ada jalan mundur)

Sabtu, 02 Februari 2013


Ketika Thaoriq bin Jiyad mendarat di Eropa untuk membebaskan manusia dari perbudakan sesama manusia, langkah pertama ketika mendarat adalah membakar kapalnya sehingga pasukannya tahu tidak ada jalan kembali kecuali bertahan atau berhasil.

Ketika dalam suatu pertempuran banyak tentara yang lari mundur, Khalid bin Walid memerintahkan wanita berbaris dibarisan belakang dengan tugas menghadang siapa saja pria yang mundur dari medan pertempuran.

Kumpulan Nasehat Umar bin Khathab

Sabtu, 26 Januari 2013


    • Umar bin Khathab: “Duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.” (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71)

    • Umar bin Khathab: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126)

    • Umar bin Khathab: “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya.” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)

    • Umar bin Khathab: “Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan.” (Shifatush Shafwah, I/286)

Antara Pasangan Hidup dan IBU

Sabtu, 19 Januari 2013


Bismillah ... Aku mempunyai pasangan hidup ...

Saat senang aku cari pasanganku ..
Saat sedih aku cari ibu ....
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku ..

Saat gagal aku ceritakan pada ibu ...
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku ..

Saat sedih aku peluk erat ibuku ...
Saat liburan aku bawa pasanganku ..
Saat aku sibuk anak dianter ke rumah ibu ...

Selalu aku ingat pasanganku ..
Selalu ibu yg ingat aku ...
Setiap saat aku akan telpon pasanganku ..

Kalau inget saja aku akan telpon ibu ...
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku ..
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu ...

HOW FAR YOU WOULD GO FOR THE ONE YOU LOVE"

Minggu, 13 Januari 2013

Sebutlah ada sepasang newly married couple....Jim
dan Ann.

Jim dan Ann sangat miskin..mereka kerja apa saja
yang mereka bisa kerjakan
asalkan mereka bisa hidup. namun, above all else...mereka sangat saling
menyayangi. Saking sayangnya, they can even feed on love...ketika mereka
tidak punya uang lagi untuk makan malam...

Jim memiliki sebuah jam saku kesayangan. He loves
this pocket watch more than anything in the world. Dari semua barang yang
pernah digadaikan...ini yang paling dia simpan..dan takkan pernah
melepasnya. Ann tahu ttg ini....dan memakluminya...jam itu adl pemberian
kakek jim.

Tantangan mendidik anak di era IT - digital

Setiap zaman punya tantangan masing-masing, setiap perubahan, sekalipun membawa kemajuan, juga akan mempunyai dampak negatif.

Membesarkan anak di era informasi ini tantangannya juga tidak kalah mengerikan.
Kalau kita orang tua tidak pandai-pandai mengantisipasinya, anak-anak bukan menjadi ahli atau pengguna teknologi informasi tapi jadi korbannya.
Jangankan anak-anak, orang tua dan orang dewasa pun kini banyak yang menjadi korban teknologi informasi.
Mari kita simak satu persatu resiko abad IT ini agar kita bisa mengantisipasinya.

Tidak punya kartu kredit bukan berarti Anda bebas dari Debt Collector

Kalau Anda mengira tidak akan bebas dari Debt Collector karena tidak punya kartu kredit, itu salah besar, karena Debt collector akan mengancam siapa saja yang punya hutang di Bank atau lembaga keuangan (Finance).

Ancaman yang lebih berbahaya justru mengancam para pengkredit motor, atau mobil daripada pemegang kartu kredit.
Kenapa?
Kalau kartu kredit tidak ada agunan sedangkan kredit mobil dan motor bisa diambil seenaknya.

Mungkin Anda bilang, saya baik-baik saja dengan kredit motor atau mobil saya.
Tapi tunggu dulu.
Waktu paling berbahaya adalah 3 bulan terakhir atau tahun terakhir.
1 bulan saja telat, bahkan terkadang satu hari, DEBT COLECTOR akan datang untuk merebut mobil Anda.
Kenapa demikian?
Di sini kunci kelicikannya.
Mau tahu, ayo kita bongkar satu per satu.

Apakah Istri Anda Cerewet? Itu Normal

Rabu, 09 Januari 2013

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menemukan banyak suami yang heran dengan sikap dan perilaku isterinya. Menurut para suami, isteri mereka terlalu banyak bicara. Ungkapan seperti ini sering didengar oleh para konselor keluarga:

“Isteri saya itu orangnya aneh banget. Maunya ngomong terus, hal-hal yang tidak penting saja diomongkan”, kata seorang suami.
“Isteri saya itu orangnya sangat cerewet. Semua dikomentari, seakan tidak ada hal yang benar dari diri saya”, kata suami yang lain.
“Saya heran, apa tidak sebaiknya dia itu diam saja, tidak usah banyak bicara”, ujar suami yang lain.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Untaian Mutiara Hikmah DR. Musthafa As-Siba’i

Jumat, 14 Desember 2012

• Jika ingin tahu derajatmu disisi-Nya, maka lihatlah dimana Dia menempatkanmu, dan dalam hal apa Dia memberdayakanmu

• Terbanglah menuju Allah dengan dua sayap: (sayap) kecintaan kepada-Nya dan (sayap) keyakinan akan rahmat dan janji-Nya.

• Ilmu itu bukanlah apa yang telah engkau ketahui dari yang semula tidak engkau tahu. Melainkan manfaat apa yang telah engkau am
bil dan dapatkan dengan mngetahuinya?
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RUMAH SEMANGATKU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger