Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Tidak punya kartu kredit bukan berarti Anda bebas dari Debt Collector

Minggu, 13 Januari 2013

Kalau Anda mengira tidak akan bebas dari Debt Collector karena tidak punya kartu kredit, itu salah besar, karena Debt collector akan mengancam siapa saja yang punya hutang di Bank atau lembaga keuangan (Finance).

Ancaman yang lebih berbahaya justru mengancam para pengkredit motor, atau mobil daripada pemegang kartu kredit.
Kenapa?
Kalau kartu kredit tidak ada agunan sedangkan kredit mobil dan motor bisa diambil seenaknya.

Mungkin Anda bilang, saya baik-baik saja dengan kredit motor atau mobil saya.
Tapi tunggu dulu.
Waktu paling berbahaya adalah 3 bulan terakhir atau tahun terakhir.
1 bulan saja telat, bahkan terkadang satu hari, DEBT COLECTOR akan datang untuk merebut mobil Anda.
Kenapa demikian?
Di sini kunci kelicikannya.
Mau tahu, ayo kita bongkar satu per satu.

Tips Hadapi Anak Yang Manja

Rabu, 19 Oktober 2011

Pic From poskotak.blogspot.com


Namun menurut psikolog anak dan remaja, Richard Bromfield, Ph.D., dari Harvard Medical, ada 8 tips untuk mengambil kembali kendali Anda sebagai orangtua, yaitu:Anak-anak dilahirkan bukan dengan pribadi yang manja. Anak yang manja terbentuk karena sikap orangtua yang terlalu sabar kepada mereka. Tak mengherankan jika hampir 95% orangtua memanjakan anak-anak mereka. Sikap manja anak bisa tumbuh, juga karena orangtua merasa tidak berdaya mengendalikan si kecil.

15 PINTU REZEKI

Pic from http://glorytc.net

Ekonomi keluarga meski bukan yang paling utama namun menempati hal sangat penting untuk mengarungi kehidupan berumah tangga. Akibat kekurangan ekonomi  telah banyak kita saksikan bagaimana orang kemudian melegalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Ada yang dengan mencuri, korupsi, bermaksiat, judi, bahkan datang ke dukun-dukun untuk minta pertolongan.. Na’udzubillahimindzalik... Padahal sebenarnya pintu rezeki disediakan melimpah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Seperti apakah pintu rejeki yang Allah Ta’ala kabarkan kepada kita? Berikut beberapa hal yang Allah sampaikan agar kita dapat menggapai rejeki yang melimpah tersebut…

1. Istighfar dan Taubat

Nabi Nuh AS berkata kepada kaumnya : “Maka aku katakan kepada mereka, mohon ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) sungai-sungai”. (QS Nuh : 10-12)

“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim).

2. Taqwa

Fiman Allah : “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. (QS. Ath-Thalaq : 2-3)

3. Bertawakkal (berserah diri) kepada Allah

Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi dengan perut lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang”. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnul Mubarak, Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qudha’i dan Al Baghawi dari ‘Umar bin Khaththab ra)

4. Beribadah sepenuhnya kepada Allah semata

Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah berfirman : “Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. (Dan) jika kalian tidak melakukannya, niscaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi kebutuhanmu”. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Abu Hurairah ra)

5. Menjalankan Haji dan Umrah

Rasulullah SAW bersabda : “Kerjakanlah haji dengan umrah atau sebaliknya. Karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana api dapat menghilangkan kotoran (karat) besi.” (HR Nasa’i. Hadits ini shahih menurut Imam Al Albani. Lihat Shahih Sunan Nasa’i.)

6. Silaturrahim (menyambung tali kekerabatan yang masih ada hubungan nasab)

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim” (HR. Bukhari)

7. Berinfak dijalan Allah

Allah berfirman : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dialah sebaik-baiknya Pemberi rizki”. (QS. Saba : 39)

8. Shalat

Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

9. Memberi nafkah kepada orang yang menuntut ilmu

Anas bin Malik ra berkata : “Dulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah SAW. Salah seorang mendatangi (menuntut ilmu) pada Rasulullah SAW, sedangkan yang lainnya bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Rasulullah SAW (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu), maka Beliau  bersabda : “Mudah-Mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia”. (HR.Tirmidzi dan Al Hakim, Lihat Shahih Sunan Tirmidzi)

10. Berbuat baik kepada orang-orang lemah

Mush’ab bin Sa’d ra berkata, bahwasanya Sa’d merasa dirinya memiliki kelebihan daripada orang lain. Maka Rasulullah SAW bersabda : “Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki lantaran orang-orang lemah diantara kalian?”. (HR. Bukhari)

11. Hijrah dijalan Allah

Allah berfirman : “Barangsiapa berhijrah dijalan Allah, niscaya mereka akan mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak”. (QS. An Nisa : 100)

12. Berbuat Kebaikan

“Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Alqashash:84)

Nabi bersabda: Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.(HR. Ahmad)

13. Berdagang

Dan Nabi SAW bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan” (Riwayat Ahmad)

14. Bangun Pagi
Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya, “Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari. ( H.R. Al-Baihaqi)

Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, “Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan. (H.R. At-Tabarani)

15. Bersyukur
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim:7)

Demikianlah beberapa kunci-kunci rizki dalam Islam yang memang sudah selayaknya seorang muslim untuk yakin terhadap apa yang difirmankan Allah dan apa yang disabdakan Rasul-Nya r supaya kita tidak terjerumus kedalam I’tiqad (keyakinan), perkataan dan perbuatan yang bathil.

Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad SAW, kepada segenap keluarga, shahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik sampai akhir zaman nanti. Wallahu A’lam.

(Disadur dr Kunci Kunci Rejeki Oleh Abdul Aziz Ar-Ra’uuf)

Sudahkan Anda membuat target yang jelas untuk tahun ini?

Senin, 24 Januari 2011

Artikel ini pernah dikirim tepat beberapa tahun baru lalu, dan tetap saja kontekstual untuk renungan tahun ini.
Saya yakin banyak di antara kita yang sudah mempunyai target atau keinginan untuk dicapai di tahun ini?
Tapi apakah kita sudah membuat target atau rencana tertulis?
Kalau cuma sekedar "Saya ingin tahun ini, lebih baik" wah, maaf itu "OMONG KOSONG"
Kita harus membuat rencara tertulis dan detail, jadi harus di tulis! tulis! dan tulis!

Jika ingin ada perubahan yang monumental, maka kita harus memulai dengan langkah di antaranya :

THINK DINAR: Seandainya saja kita berpikir “Dinar”

Sebagian besar dari Anda yang tahu ekonomi,
mungkin akan menganggap gila kalau ada yang mengatakan bahwa ada mata uang yang tidak mengenal inflasi.

Di manapun kita belajar ekonomi, pasti diajarkan apa yang namanya inflasi.
Tapi ternyata, ada mata uang yang sejak 1400 tahun lalu sampai sekarang nilainya sama.
Apa itu? “Dinar”
Apa benar? Tentu saja.
Dalam sejarah (sebagaimana diungkap dalam hadis) dinyatakan satu dinar di masa Rasulullah Muhammad Saw, cukup untuk membeli 1 ekor kambing.
Ternyata saat ini (tahun 2011) satu keeping dinar juga tetap cukup untuk membeli 1 ekor kambing.

Waktu selama 1400 tahun nampaknya cukup untuk membuktikan bahwa konsep mata uang tanpa inflasi
bukan omong kosong.
Malah jika dibandingkan dengan seluruh mata uang yang beredar di seluruh dunia, mata uang “Dinar” justru mengalami peningkatan nilai nominal bukan inflasi.Misalnya untuk pergi haji, di tahun 1997 orang butuh 97 dinar untuk pergi haji, tapi tahun 2003 hanya butuh 50 dinar untuk pergi haji, dan tahun 2010 cukup dengan 22 dinar kita bisa pergi haji.

Tapi mari luruskan dahulu apa yang dimaksud dengan dinar ini.

Membuat Anak Bisa Membaca di Usia 4 Tahunan

Parentivasi: Tips: Bagaimana membuat anak bisa membaca di usia 4 tahunan sebelum masuk TK, tanpa paksaan. Share artikel dari Isa Alamsyah (suaminya asma nadia)

Seingat saya di tahun 90-an saya pernah baca berita di koran tentang pejabat Departemen Pendidikan yang melarang anak-anak diajar membaca ketika TK. Alasannya karena membaca adalah pelajaran anak SD dan anak TK tidak boleh stres belajar membaca. Kata sang penjabat saat itu, rencanaya akan dibuat peraturan tersebut, tapi saya tidak tahu apakah ini sudah masuk dalam peraturan atau tidak.
Lalu apa komentar saya tentang pendapat ini atau mungkin peraturan ini?
Cuma dua kata BIG MISTAKE! atau KESALAHAN BESAR!

Saya sangat tidak setuju kalau ada yang mengatakan anak-anak batita atau balita jangan diajar membaca.Bahkan saya menganjurkan untuk mengajarkan batita atau balita membaca sejak dini, kalau perlu sejak dilahirkan,
bahkan kalau perlu sejak masih di dalam kandungan.
Kenapa?

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RUMAH SEMANGATKU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger